Selasa, 30 September 2014

INTELIGENSI DAN PENGETAHUAN MANUSIA

Kompleksitas Pengetahuan Manusia
Pengetahuan nilai bagi makhluk yang mempunyai pengetahuan adalah suatu kekayaan dan kesempurnaan.Ada suatu korealasi antara pengetahuan dan “ada”, antara tingkat pengetahuan suatu “pengada” dan tingkat kepenuhan yang dapat diberikannya kepada sksitensinya (Leahy.2001:95).Berkat pengetahuanlah semua yang terdapat di dalam dan di luar kita dapat menjadi nyata.Pengetahuan kita adalah sekaligud inderawi dan intelektif.Inderawi mencapai secara langsung, melalui penglihatan,telinga,indrawi batin memperlihatkan pada kita ,dengan ingatan dan khayalan, baik yang tidak ada lagi atau yang belum pernah.

Pengetahuan adalah perseptif ketika sampai muncul secara spontan, ia memungkinkan kita untuk menyesuaikan secara langsung dengan situasi yang disajikan menyatakan dirinya lebih melalui gerakan tangan, tingkah laku, gerakan, dari pada dengan perkataan yang dipikirkan dan keterangan yang jelas.

Jumat, 26 September 2014

Pertemuan IX : KEBEBASAN : Jiwa dan Kebebasan

KEBEBASAN
JIWA DAN KEBEBASAN




Eksistensi jiwa dalam tubuh memampukan manusia untuk menghadirkan diri secara total di dunia dan memungkinkan manusia menentukan perbuatannya. Dalam fungsi menentukan perbuatan, jiwa berhubungan dengan kehendak bebas. Karena jiwalah manusia menjadi mahluk bebas. Kebebasan itu mendasar bagi manusia dan merupakan penting humanisme

“ sejarah manusia merupakan sejarah perjuangan kebebasan “ ( Erich Fromm, The Fear of Freedom, 1960)
Pandangan determinisme

Determinisme adalah aliran yang menolak kebebasan sebagai kenyataan hidup bagi manusia.Setiap peristiwa, termasuk tindakan dan keputusan manusia disebabkan oleh peristiwa - peristiwa lainnya.
Seluruh kegiatan manusia di dunia berjalan menurut keharusan yang bersifat deterministik
-          Determinisme fisik - biologis
-          Determinisme psikologis
-          Determinisme sosial
-          Determinisme teologis

Pertemuan IX : Manusia Dan Afektivitasnya

Manusia dan Afektivitasnya




Afeksi adalah perasaan, yang menggugah situasi batin manusia.

Kekayaan dan kompleksitas afektivitas manusia

Kompleks adalah sukar atau rumit. Yang membedakan manusia dengan makhluk hidup lainnya adalah afektivitasnya. Afektivitaslah yang membuat manusia sungguh-sungguh berada, berada maksudnya adalah eksis di dunia ini. Afektivitas juga yang mendorong orang untuk mencintai, mengabdi, dan menjadi kreatif. 

Cara hadir kita di dunia diperdalam oleh afektivitas.

Seluruh kehidupan afektif berputar pada dua kutub yang bertentangan satu sama lain : mengarah pada obyek karena menyukainya, atau berpaling darinya karena menganggapnya buruk.Cinta adalah buah afektivitas positif, benci adalah buah afektivitias negatif. Sebenarnya cintalah yang paling dasariah.


Kamis, 25 September 2014

DIalog Imajinatif

Suatu siang yang terik, Goldy berjalan menyusuri taman kota. Uang persediaan untuk bulan ini sudah habis. Hanya 5 ribu uang yang ia punya sekarang, tidak cukup untuk makan bersama istri dan kedua anaknya. Beberapa bulan yang lalu Godly terkena PHK dan sampai saat ini susah sekali mencari pekerjaan. Setelah mengitari taman cukup lama, ia memperhatikan seorang perempuan sedang menikmati makan siang. Perhatian Goldy tertuju pada dompet perempuan itu yang diletakkan di atas meja.

Pertemuan VIII: Filsafat Manusia: Jiwa dan Badan

JIWA DAN BADAN




Badan dan jiwa adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Kesatuan yang membentuk keutuhan pribadi manusia.

Plato mengatakan bahwa badan dan jiwa punya sifat yang berbeda. Badan sementara dan jiwa abadi.

Pembahasan:

  • 2 aliran yang melihat badan dan jiwa secara bertolak belakang : monoisme dan dualisme
  • Tanggapan terhadap kedua aliran
  • Pengertian dan hakikat badan dan jiwa.

Pertemuan VII : Filsafat Manusia

FILSAFAT MANUSIA
Pengertian, Hakikat, Metode dan Tujuan


Filsafat manusia adalah bagian filsafat yang mengupas apa arti manusia, menyoroti hakikat atau esensi manusia.  Hasrat untuk tahu siapa dan apakah manusia. Filsafat manusia menanyakan pertanyaan krusial tentang dirinya sendiri dan secara bertahap memberi jawaban bagi diri sendiri.

Yang dipikirkan dalam filsafat manusia:
·        Asal-usul kehidupan manusia (origin of human life)
·        Hakikat hidup manusia (the nature of human life)
·        Realitas eksistensi manusia

Dulu, filsafat manusia disebut dengan psikologi filosofis atau psikologi rasional, untuk membedakan dengan psikologi empiris dan psikologi ilmiah. Sekarang di sebut filsafat manusia atau antropologi filofis. Sebutan ini terasa lebih tepat karena tidak hanya mempelajari jiwa tapi juga tubuh, roh dan daging.
Manusia adalah makhluk yang mampu dan wajib (sampai tingkat tertentu) menyelidiki arti yang dalam dari “yang ada”. Manusia bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri.


Selasa, 23 September 2014

Pertemuan VII : Etika dan Moral

Definisi
Etika berasal dari bahasa Yunani yaitu dari kata Etos yang berarti watak.
Moral berasal dari bahasa Latin yaitu kata Mos(tunggal), Moris (jamak) yang berarti kebiasaan. 
Etika sebagai cabang filsafat juga disebut filsafat moral (moral philosophy). 
Etika atau moral dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai kesusilaan.
Objek material dari etika adalah tingkah laku atau perbuatan manusia yang dilakukan secara bebas dan sadar.
Objek formal dari etika adalah kebaikan dan keburukan dari tingkah laku.


Dari asal usul kata etika berarti ilmu tentang adat kebiasaan. 

Menurut KBBI etika adalah ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tetang hak dan kewajiban moral (akhlak); kumpulan asas atau nilai yang berkenaan sengan akhlak. Nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat. 


Pengertian Etika menurut Bartens adalah etika berasal berasal dari bahasa Yunani kuno yaitu ethos yang berarti adat kebiasaan, adat istiadat, akhlak yang baik. 
1. Nilai-nilai dan norma-norma moral yang menjadi pegangan bagi seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya. Disebut juga sebagai "sistem niali"
2. Kumpulan asas atau nilai moral, yaitu kode etik. Misal kode etik notaris Indonesia.
3. Ilmu tentang yang baik atau yang buruk